Penting, Bangun Bonding antara Ayah dan Anak, Ini Caranya
Februari 6, 2020 in Pendidikan
Kedekatan antara anak dan orang tua merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan anak. Bukan hanya kedekatan dengan ibu, kedekatan dengan ayah juga tak kalah krusial. Meski demikian, pada keluarga di mana ayah merupakan satu-satunya bread winner (pencari nafkah), bonding dengan anak kadang menjadi prioritas kesekian. Padahal, setiap pasangan harus menyadari benar pentingnya membangun bonding baik antara ayah ibu dan anak, demi perkembangan si kecil yang maksimal.
Menurut para ahli perkembangan, bonding antara ayah dan anak sangat penting karena menurut penelitan, anak yang memiliki bonding yang baik dengan ayah serta ibu, terbukti memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi daripada anak yang hanya dekat dengan ibu. Hal ini disebabkan oleh si anak bakal mendapatkan pengetahuan tentang cara berpikir sang ayah, yang tentu saja berbeda dari cara berpikir ibu.
Dengan banyak berinteraksi dengan ayah, anak belajar mengambil risiko. Ayah akan mendorong anak untuk berani melangkah dan mengambil keputusaan. Termasuk belajar tentang menghadapi risiko dari keputusan-keputusan yang dibuat. Keberanian untuk membuat keputusan ini sekaligus melatih rasa percaya diri si kecil, sehingga ia dapat tumbuh menjadi pribadi tidak penakut.
Masih menurut penelitian, anak yang dekat dengan ayah cenderung memiliki status emosional yang stabil dan tidak gampang stress. Ini mungkin berkaitan dengan kecenderungan bahwa laki-laki lebih cenderung bersikap dan bertindak rasional, sementara perempuan lebih banyak dipengaruhi oleh perasaan.
Dengan segala keuntungan dari kuatnya ikatan antara ayah dan anak, lantas bagaimana cara membuat bonding yang kuat dengan anak, yang bisa ayah lakukan? Tidak terlalu sulit sebenarnya, Anda hanya perlu konsisten melakukannya. Memeluk anak setiap hari, meluangkan waktu bermain bersama, menjalin komunikasi intensif dengan ngobrol bareng anak di meja makan atau di akhir hari, adalah beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan. Yang jelas, baik ayah maupun ibu harus menjadikan upaya membangun bonding dengan anak sebagai prioritas di antara segudang aktivitas harian lainnya.
Kamu mungkin tertarik dengan
Jika Anak Stres karena Orangtua Bercerai
oleh janethes / Februari 6, 2020
Jika Anak Stres karena Orangtua Bercerai
Tidak ada pasangan menikah yang ...
oleh janethes / Februari 6, 2020
Ini, Lho… Durasi Aman Penggunaan Gadget untuk Anak
oleh janethes / Februari 6, 2020
Ini, Lho… Durasi Aman Penggunaan Gadget untuk Anak
Masa pandemi yang diperkirakan masih ...
oleh janethes / Februari 6, 2020
Ancaman Obesitas karena Terlalu Lama Berdiam Diri di Rumah
oleh janethes / Februari 6, 2020
Ancaman Obesitas karena Terlalu Lama Berdiam Diri di Rumah
Pandemi yang belum ketahuan kapan ...
oleh janethes / Februari 6, 2020
Kakak-Adik Gemar Berantem, Gimana Dong?
oleh janethes / Februari 6, 2020
Kakak-Adik Gemar Berantem, Gimana Dong?
Rumah kita pastinya akan terasa ...
oleh janethes / Februari 6, 2020
Bentuk Bantuan Ayah saat Menyapih
oleh janethes / Februari 6, 2020
Bentuk Bantuan Ayah saat Menyapih
Proses menyapih anak terkadang menjadi ...
oleh janethes / Februari 6, 2020
Orang Tua Sekolah Lagi? Ini yang Harus Dilakukan
oleh janethes / Februari 6, 2020
Orang Tua Sekolah Lagi? Ini yang Harus Dilakukan
Melanjutkan studi strata dua (S2) ...
oleh janethes / Februari 6, 2020